RUMAH SAKIT KHUSUS PARA CALEG

ISTIMEWA

Jumat, 14 Maret 2014 - 07:31:06 WIB | Diposting oleh : TJ4 | Kategori: Teras Caleg

TERASJAKARTA - RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, kata Suherman, sudah mempersiapkan ruangan, para medis, dan dokter spesialis untuk mengantasipasi adanya caleg yang mengalami stres. Ruangan yang disiapkan adalah ruang Kemuning yang sebelumnya memang sudah ada.

"Setelah pemilu nanti dikhawatirkan ada para caleg yang stres,’’ ujar Direktur Utama (Dirut) RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Suherman, Rabu (12/3).

Pasalnya, mereka sudah habis-habisan mengeluarkan kemampuan, tapi akhirnya tidak terpilih. Hal ini, kata Suherman, bisa memicu kondisi kejiwaan para caleg. Misalnya, akan terjadi tekanan pada para caleg sehingga menimbulkan penyakit stres, depresi, dan psikotik.

Dokter Spesialis Kejiwaan RSUD R Syamsudin, Tommy Hermansyah, menambahkan, para caleg yang gagal terpilih sebagai wakil rakyat memang rawan menderita gangguan kejiwaaan. Rumah sakit pun sudah mengantisipasinya dan siap menghadapi kemungkinan tersebut.

Seperti halnya di Kota Sukabumi di Rumah Sakit Abdurahem Situbondo, Salah satu ruangan di rumah sakit tersebut adalah ruangan wijaya kusuma yang sengaja disulap menjadi ruangan khusus bagi caleg stress dan depresi yang nanti dirujuk di Rumah Sakit tersebut.

Pihak rumah sakit sengaja mendesain ruangan itu, lantaran dipastikan banyak caleg stres yang akan masuk rumah sakit karena tidak lolos.  
 
Kendati enggan menyebutkan tarif kamar tersebut, namun menurut Humas Rumah Sakit Abdurahem Situbondo, Imam Hidayat, dengan fasilitas yang ada diharapkan pasien dari caleg yang stress maupun depresi segera dapat disembuhkan. 

(TJ4)

Komentar:

anak : yah, apakah seorang bapak tentu lebih pandai dari pada anak nya ?.
bapak : ( dengan bangga ) ya pastilah.
anak : ohh.. kalo gitu siapakah orang yg menemukankan listrik yah?.
bapak : pastilah edison.
anak : lantas kenapa bukan bapak nya edison yg menemukannya.
bapak : #*&@!^& -pusing-
Bu Guru: Oke, siapa yg bisa jawab pertanyaan bu guru boleh pulang!!
Udin: *lempar pengapus ke papan tulis*
Bu Guru: Siapa yang lempar tadi?
Udin: Saya bu ! Horee bisa pulang...
Bu Guru: *langsung pulang *mogok gak mau ngajar lg*

Siapa Capres-Cawapres Pilihan Anda?