HAPUS UU PENYELAMATAN MK, HAMDAN : HAKIM KONSTITUSI TAK KEBAL SANKSI

ISTIMEWA

Kamis, 13 Februari 2014 - 20:50:14 WIB | Diposting oleh : TJ11 | Kategori: Teras Utama

 

TERASJAKARTA - 8 Hakim konstitusi menghapus UU Penyelamatan Mahkamah Konstitusi (MK). Salah satu pasal dalam UU itu mengatur pembentukan Majelis Kehormatan Hakim Konstitusi (MKHK) yang berfungsi mengawasi, tapi turut dihapus. Walau begitu, MK menyatakan hakim konstitusi tidak kebal sanksi.

"Meskipun kekuasaan kehakiman tidak dapat diintervensi oleh cabang kekuasaan lain di luar kekuasaan kehakiman sebagaimana telah dijamin dalam UUD 1945, namun tidak berarti hakim, termasuk hakim konstitusi, terbebas atau kebal dari sanksi etika maupun sanksi hukum," tulis MK dalam salinan putusan uji materi UU No 4/2014 tentang Penyelamatan MK, Kamis (13/2/2014).

Hamdan Zoelva dan 7 hakim konstitusi lainnya menilai campur tangan terhadap kekuasaan kehakiman menyebabkan tidak bebasnya kekuasaan kehakiman dalam menjalankan fungsinya. Hal ini, bagi 8 hakim konstitusi, bisa mengancam prinsip negara hukum.

"Berdasarkan prinsip pemisahan kekuasaan dan kebebasan kekuasaan kehakiman, bentuk campur tangan apa pun kepada kekuasaan kehakiman adalah dilarang," bunyi pertimbangan majelis hakim konstitusi.

"Prinsip tersebut telah diterima secara universal dan UUD 1945 telah mengadopsinya dan dalam negara hukum tidak terdapat satu ketentuan pun yang membuka peluang kekuasaan lain untuk campur tangan kepada kekuasaan kehakiman," tulis MK lebih lanjut.

Putusan perkara uji materi No 1-2/PUU-XII/2014 ini dibatalkan oleh 8 hakim konstitusi. Padahal UU ini yang dinilai bisa mencegah terulangnya kasus Ketua MK Akil Mochtar. UU ini mencantumkan sistematika pengawasan etika dan perilaku hakim konstitusi. (TJ11)

Komentar:

anak : yah, apakah seorang bapak tentu lebih pandai dari pada anak nya ?.
bapak : ( dengan bangga ) ya pastilah.
anak : ohh.. kalo gitu siapakah orang yg menemukankan listrik yah?.
bapak : pastilah edison.
anak : lantas kenapa bukan bapak nya edison yg menemukannya.
bapak : #*&@!^& -pusing-
Bu Guru: Oke, siapa yg bisa jawab pertanyaan bu guru boleh pulang!!
Udin: *lempar pengapus ke papan tulis*
Bu Guru: Siapa yang lempar tadi?
Udin: Saya bu ! Horee bisa pulang...
Bu Guru: *langsung pulang *mogok gak mau ngajar lg*

Siapa Capres-Cawapres Pilihan Anda?